SOROT BERITA | BEKASI - Jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Ketahanan Pangan Kota Bekasi mengumumkan, bahwa stok pangan di daerah dalam kondisi aman.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bekasi, Herbert Panjaitan, yang menegaskan stabilitas ketersediaan pangan di wilayahnya.
"Stok pangan di Kota Bekasi tetap stabil dan kondusif," ujar Herbert saat ditemui sorotberita.com, di Kantornya, Rabu (11/12/2024).
Ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat, bersama provinsi Jawa Barat dan Kota Bekasi, secara aktif menjamin keterjangkauan kebutuhan pokok masyarakat, melalui distribusi cadangan pangan.
Herbert menambahkan, bahwa pemerintah memiliki stok pangan yang cukup, sehingga penting untuk mendistribusikan bantuan sosial kepada masyarakat.
"Kami menyalurkan beras 10 kilogram, untuk 75 ribu kepala keluarga di Kota Bekasi," ungkap Herbert.
Ini adalah kali ketiga pendistribusian pangan dilakukan untuk masyarakat pada akhir tahun. Herbert menerangkan, selain beras, pemerintah juga mendistribusikan minyak goreng dan bahan pokok lainnya di 56 kelurahan se-Kota Bekasi.
Sebagai langkah tambahan dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan, Herbert menyatakan bahwa Pemerintah Kota Bekasi, melaksanakan gerakan pangan murah yang bekerja sama dengan pemerintah pusat dan provinsi.
"Distribusi cadangan pangan dan operasi pasar murah, menjadi strategi utama kami untuk mengatasi ketahanan pangan masyarakat," pungkasnya.
Kegiatan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan di Kota Bekasi, memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok mereka, selama periode libur yang akan datang. (Pandu)