SOROT BERITA | BEKASI - Mochtar Mohammad (M2), Bakal Calon Wali Kota Bekasi dari PDI Perjuangan, rutin menggelar Majelis Malam Reboan di kediamannya di Komplek Jaka Permai.
Acara ini menarik ratusan warga, tak hanya dari Kota Bekasi, tapi juga dari Karawang, Kabupaten Bekasi, Jakarta Selatan, dan Tangerang Selatan.
Majelis Malam Reboan menjadi wadah diskusi tentang tema-tema kebangsaan Bung Karno, dipimpin oleh Mochtar dan berbagai narasumber. Antusiasme peserta terlihat jelas, dengan banyak yang bertahan hingga tengah malam.
"Masyarakat bisa nilai sendiri, siapa pemimpin yang dekat dan tulus. Saya ini paket lengkap, paham permasalahan Kota Bekasi dan solusinya," ujar M2, Selasa (9/7/2024).
M2 juga mengusung visi ambisius untuk membangun Kota Bekasi yang sehat dan cerdas. "Kita ingin membangun situasi di mana masyarakat tidak sakit. Mitigasi, preventif dan represif menjadi kunci dalam mengelola kesehatan masyarakat Kota Bekasi," papar M2.
Ia ingin membangun sistem kesehatan yang proaktif, bukan reaktif. Pencegahan penyakit melalui edukasi dan gaya hidup sehat menjadi prioritas. Akses kesehatan akan dimaksimalkan melalui klinik di setiap RW dan puskesmas dengan dokter spesialis. Rumah sakit tipe D di setiap kecamatan akan menjadi penyangga untuk penanganan yang lebih kompleks.
"Jangan pilih pemimpin seperti membeli kucing dalam karung," tegasnya, sekaligus mengajak para hadirin untuk menjadi perwakilannya di keluarga dan lingkungan, serta mensosialisasikan programnya melalui media sosial.
Dari aspek pendidikan, M2 ingin memastikan setiap kelurahan memiliki minimal 1 SD, 1 SMP, dan 1 SMA. Meskipun SMA saat ini di bawah naungan provinsi, diupayakan agar dapat dikelola daerah.
Beasiswa akan disiapkan bagi siswa berprestasi, yatim piatu, dan keluarga tidak mampu. Talenta-talenta muda akan dibina dan diarahkan untuk masa depan yang gemilang.
"Pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa. Kita harus memastikan setiap anak di Kota Bekasi mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas," pungkas M2. (Pandu)