SOROT BERITA | BEKASI - Wacana 'Kartu Beresin Bekasi', yang dijanjikan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, Heri Koswara-Sholihin, mendapat sindiran tajam dari aktivis politik muda Bekasi, Akmal Fahmi, yang menilai janji tersebut sebagai upaya untuk menaikkan elektabilitas semata.
"Kartu Beresin Bekasi? Itu cuma kartu Bekasi Bersin. Janji Heri Koswara hanya retorika belaka dengan menebar janji. Dia selama 20 tahun menjabat, janji-janji seperti SIM seumur hidup, penghapusan pajak motor, dan sembako murah, tidak pernah terealisasi," ujar Akmal, Kamis (29/8/2024).
Akmal menegaskan, bahwa masyarakat Kota Bekasi tidak butuh janji-janji muluk-muluk, melainkan aksi nyata yang dapat dirasakan langsung.
"Saya yakin masih ada satu kartu di kantong Heri Koswara, namanya Kartu Pra Pemalas. Jangan sampai kartu itu dibagikan, karena pasti akan dipakai Sholihin. Dia kan pernah bilang pengangguran di Kota Bekasi pemalas. Dia yang akan pakai sendiri kartu itu," ucapnya.
Akmal juga menyoroti kegelisahan masyarakat Kota Bekasi, akibat ketidakpastian arah kota, terutama setelah peristiwa dua Wali Kota tersandung kasus korupsi.
"Kota Bekasi tidak butuh janji visioner calon Wali Kota, tapi butuh aksi nyata. Aksi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan hanya janji-janji muluk-muluk yang akhirnya akan tersandung korupsi," pungkasnya. (***)