SOROT BERITA | BEKASI - Momentum Hari Anti Korupsi Sedunia, menjadi titik balik transformasi birokrasi di Kota Bekasi.
Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhamad, mengingatkan adanya pengawasan digital, untuk memperkuat integritas Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Saat ini, teknologi menjadi mata kedua kita. CCTV terpasang di setiap sudut, mengawasi dan memastikan setiap aparatur bekerja sesuai koridor hukum," ungkap Gani dengan tegas saat memberikan arahan, di Plaza Pemkot Bekasi, Senin (9/12/2024).
Ia mengatakan pengawasan digital tersebut menjadi bagian Pemkot Bekasi dalam mencegah praktik korupsi. Khusus untuk pengadaan barang dan jasa, Gani menekankan pentingnya pendekatan normatif yang ketat.
"Kita harus jeli dan waspada, terutama dalam pengelolaan keuangan negara. Dengan pendekatan normatif yang tepat, Insyaallah kita mampu menghadapi tantangan ke depan dengan lebih baik," tegas Gani.
Langkah ini mendapat sambutan positif dari jajaran ASN Pemkot Bekasi. Mereka siap menjadi pionir, dalam membangun kultur birokrasi yang bersih dan berintegritas.
"Ini bukan sekadar slogan, tapi komitmen nyata Pemkot Bekasi menuju pemerintahan yang bebas korupsi. Kami optimis dapat menjadi role model bagi daerah lain," pungkas Gani penuh keyakinan. (Bandaharo)