SOROT BERITA | BEKASI - Lurah Harapan Mulya, Agung Adi Putra, mengatakan saat ini terdapat 20 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayahnya, yang berfokus pada produk makanan, termasuk cemilan dan makanan olahan.
"Perkembangan UMKM di Harapan Mulya menjadi salah satu penggerak utama ekonomi di kelurahan ini," ujar Agung pada sorotberita.com, saat ditemui di Kantornya, Selasa (5/11/2024).
Agung menambahkan, pihaknya telah melaksanakan berbagai inovasi untuk pembinaan UMKM, termasuk mendorong mereka untuk 'Go Digital'.
"Kami telah melaksanakan kegiatan yang memanfaatkan media sosial dan internet, untuk memaksimalkan pemasaran produk," jelas Agung.
Dengan cara tersebut, menurut Agung, UMKM dapat menjangkau pasar yang lebih luas tanpa terbatas pada lokasi fisik.
Agung juga menyoroti pentingnya legalitas usaha, seperti pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat halal.
"Kami memfasilitasi pelatihan dan pendaftaran yang diperlukan, agar mereka dapat mengembangkan usaha dengan baik," paparnya.
Dalam upaya mengatasi kendala permodalan, Agung menyatakan, akan mendorong UMKM untuk menjadi dropshipper dan membuka toko secara online, sehingga biaya sewa tempat bisa dihindari.
Menurutnya, dengan memaksimalkan penggunaan media sosial, UMKM dapat meningkatkan penjualan, bahkan berpotensi melakukan ekspor.
"Kami telah bekerja sama dengan Universitas Bhayangkara, untuk memberikan pelatihan dan pembinaan kepada UMKM," ungkapnya.
Agung menekankan, setiap pelatihan akan terus dibagikan kepada masyarakat.
"Kami terbuka untuk melakukan pendataan dan komunikasi dengan warga, agar semua dapat berpartisipasi dalam program ini," tutupnya. (Bandaharo)