BEKASI - Dalam upaya mengatasi tantangan perubahan iklim dan memperkuat ketahanan pangan, Kodim 0507 Bekasi mengadakan sesi komunikasi sosial yang inovatif di markasnya, Jalan Veteran, Senin (13/5/2024).
Acara ini dihadiri oleh para lurah dan camat dari seluruh Kota Bekasi, menjadi ajang perkenalan konsep urban farming sebagai solusi cerdas dalam menghadapi ancaman ketahanan pangan yang semakin nyata.
Kolonel Arm Rico Sirait, Dandim 0507 Bekasi, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah proaktif, dengan tujuan untuk persiapan dalam menghadapi dampak perubahan iklim terhadap ketahanan pangan.
"Urban farming, seperti beternak ayam petelur, adalah salah satu cara efektif yang tidak memerlukan lahan luas dan dapat memberikan hasil yang signifikan," ujar Rico.
Menurut Rico, inspirasi urban farming ini berasal dari Pangdam Jaya, Mayjen TNI Mohamad Hasan. Karena dengan hanya menggunakan ruang sebesar satu setengah kali enam meter, sudah bisa memelihara hingga 96 ekor ayam petelur.
Dikatakan olhe Rico, Kodim 0507 telah mempraktikkan konsep ini dengan memanfaatkan atap markas untuk beternak ayam petelur. Ia berharap inisiatif ini dapat diadopsi oleh setiap kelurahan, menjadi model bagi masyarakat luas.
"Kami berkolaborasi dengan aparatur pemerintah, termasuk camat dan lurah, untuk memberikan contoh yang baik bagi masyarakat," kata Rico.
Selain itu, Rico juga menjelaskan, Kodim 0507 berencana memberikan pelatihan budidaya hidroponik, dan akan mendukung kelurahan yang ingin mengembangkan urban farming.
"Dengan pendampingan Babinsa, kami yakin urban farming akan berkembang dan memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan kita," pungkasnya. (Pandu)