GNIK Sosialisasikan Program Magang di Bekasi

04 Apr 2024 Admin
MITRAPOS | BEKASI - Mencari pekerjaan bagi lulusan baru adalah kegiatan yang seolah menjadi makanan sehari hari. Sayangnya, saat ini masih banyak 'fresh graduate' ternyata kesulitan mendapatkan pekerjaan selepas masa pendidikannya.
ADVERTISEMENT
Tidak terkecuali di Kota Bekasi, pemerintah setempat mencoba cari solusi untuk menangani persoalan angka pengangguran yang terus bertambah akibat sulitnya mendapat pekerjaan. Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK), bersama Kadin Kota Bekasi dan Apindo mulai menjalankan sosialisasi program pemagangan dalam negeri yang mengacu pada Permenaker No. 6 tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pemagangan di Dalam Negeri. Terpantau, Hadir dalam acara sosialisasi yang di adakan di Pendopo Pemda Kota Bekasi sebanyak 52 perusahaan se-Kota Bekasi yang sepakat akan membantu untuk mengurangi angka pengangguran, pada Jumat (08/07/2020). Ketua GNIK Kota Bekasi, Yunus Triyonggo menjelaskan, GNIK adalah platform terbuka yang bertugas untuk membuat ekosistem di semua daerah dan kemudian berkolaborasi mengajak stakeholder setempat. "Kita membahas suatu yang kongkrit untuk pencari kerja di Kota Bekasi. Kita mulai dengan langkah kecil namun bisa berikan efek yang lebih besar," ujar Yunus, yang juga menjabat sebagai HRGA Director, PT Bridgestone Tire Indonesia. Dikatakan oleh Yunus, peran GNIK pada pelaksanaan sosialisasi program pemagangan dalam negeri adalah sebagai kolaborator. Maka GNIK melaksanakan tugas pertamanya yakni mempertemukan para pengusaha di Kota Bekasi. "Hari ini lebih ke pembekalan, berharap perusahaan juga tertarik memberikan kesempatan untuk pencari kerja, sehingga bisa mengurangi angka pengangguran," ungkap Yunus. Yunus menambahkan, dinas tenaga kerja akan membuka lowongan untuk ikut magang dan GNIK akan menyalurkan kepada 52 perusahaan yang ikut sosialisasi hari ini, sesuai persyaratan masing masing perusahaan. Sementara itu, Ketua Kadin Kota Bekasi, HM Gunawan mengatakan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) harus diperhatikan sehingga bisa mengurangi angka pengangguran. "Kalau bukan kita yang bantu, calon pengangguran akan bertambah," ucapnya tegas. Menurut Gunawan, inisiasi GNIK mengumpulkan 52 pengusaha di kota Bekasi wajib didukung dan difasilitasi. "Kadin akan terus mengawal dan turun ke lapangan dengan memberikan himbauan kepada pengusaha untuk membuka peluang bagi lulusan SMK yang baru lulus," papar Gunawan. Turut hadir, Kepala Disnaker Kota Bekasi, Ika Indah Yarti yang mengatakan, dengan tingkat pengangguran yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya, dirinya berharap sosialisasi ini akan menjadi solusi untuk kedepannya. "Dengan adanya persoalan itu (pengangguran), mari kita menggerakkan kepada perusahaan untuk bisa melakukan penyelenggaraan pemagangan, khususnya di Kota Bekasi," jelasnya. Perlu diketahui, pemagangan yang dilaksanakan perusahaan dibatasi satu tahun terhitung pencari kerja (Pencaker) mulai magang di perusahaannya. Dan setelah itu naik tahap menjadi karyawan kontrak atau tidak diperpanjang. (Pandu-Mitrapos)
Tags: