MITRAPOS | BEKASI - Dengan adanya potensi sektor pariwisata yang berkembang pesat di Kota Bekasi, terpantau mampu mengundang banyak masyarakat untuk mendatangi tempat wisata yang ada tanpa perlu berwisata keluar daerah atau bahkan mampu mengundang lebih banyak wisatawan luar untuk datang ke Kota Bekasi.
Seperti halnya salah satu rekomendasi destinasi Wisata Saung Keramba Preto yang berlokasi di Situ Rawa Gede, Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi yang sukses diresmikan pada Sabtu dan Minggu, 20 - 21 Agustus 2022.
Terpantau, Saung Keramba PRETO yang di kelola oleh Majelis Preto Nur Alam Sapu Jagat dan dipimpin oleh H Ujat putra daerah Bekasi ini diresmikan sekaligus memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77.
"Alhamdulillah hari ini dalam rangkaian acara kami mengadakan khitanan massal, dengan pesertanya kurang lebih 60 anak. Selain peresmian ini juga sekaligus memperingati HUT RI yang ke-77," ujar H Ujat, Minggu (21/8/2022).
Dan juga, sambung H Ujat, dalam launching wisata saung Kramba Preto Zona 2 ini juga ada santunan kepada 250 anak yatim dan dhuafa, dengan iringan hiburan musik dangdut dan dihadiri artis artis ibu kota.
"Target saya itu bagaimana saung kramba preto dapat bermanfaat, lebih khusus buat warga Bojong Menteng dan sekitarnya, dan kita selalu ingin berbuat sesuatu yang manfaat dan kalau memang sudah ada hasil yang berlebih kita insya Allah selalu berbagi, jangan takut untuk berbagi dan merasa rugi, itu target saya," tutur H Ujat.
Sementara, Lurah Bojong Menteng, Hasan Sumalawat mengatakan secara pribadi dan kedinasan, pengelolaan saung keramba preto ini bisa menjadi manfaat untuk warga masyarakat dan bisa bermanfaat bagi warga Bojong Menteng sehingga bisa menjadikan tempat ini sebagai destinasi wisata yang ada di Bojong Menteng.
Kegiatan yang sifatnya positif dan dikomandoi oleh H Ujat yang juga merupakan sebagai Gurunya, apresiasi dengan pembangunan wisata ini yang benar adanya swadaya Mandiri.
Artinya, sambung Hasan, tidak ada bantuan dari pemerintah dan dari CSR. "Saya salut dengan guru saya, Uwa H Ujat, harapan saya, ini bisa bisa benar bermanfaat untuk masyarakat sekitar dan juga bisa dikenal oleh masyarakat luar kota Bekasi," ucap Hasan.
Rencananya, lebih lanjut Hasan menambahkan, akan ada perbaikan normalisasi saluran air dan memang itu adalah program dari gubernur, serta janji walikota terpilih saat itu.
"Biasanya pemerintah kalau sudah membuat siteplan biasanya itu akan terjadi, kita tinggal nunggu waktu. Harapan saya ke depannya akan ada campur tangan dari pemerintah," pungkas Hasan.
(Pandu-Mitrapos)
ADVERTISEMENT

